Negeri permai berkabut putih selembut sutera
Berawan tipis di atas bukit memukau mata
Sinar pagi pecah oleh padi yang merunduk
Seperti senyumku menatap jauh setajam tanduk
Disitu kuberlari menapak hidup mencari arti
Menjinakkan kawanan hewan liar di bukit terjal
Berbekal lilin menaklukkan ombak memecah akal
Terus berdiri kokoh menatap langit walau pahit
Aku api tertiup angin senja
Aku terus berlari menuju angkasa
Aku temui bayang mimpi
Disitu kuberhenti lalu berbakti
(Boy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar