Salah satu kewajiban seorang siswa adalah belajar. Baik belajar pengetahuan umum maupun belajar untuk mendalami pelajaran yang diterima di kelas. Seorang siswa akan mendapat ilmu yang melimpah apabila siswa tersebut benar-benar konsisten dengan niat utama ketika hendak masuk sekolah, yaitu mencari ilmu. Sekolah memberi banyak sekali ilmu kepada siswa. Pastinya ilmu itu bisa didapat dengan cara belajar. Tapi bagaimana jika seorang siswa mengalami masalah dalam belajar? Bagaimana cara mengatasi masalah-masalah tersebut? Berikut akan dibahas berbagai macam penyebab dan cara mengatasi masalah dalam belajar.
Seandainya siswa ditanya “Apakah diantara kalian ada yang mengalami masalah dalam belajar?” Misalnya, “Saya kalau belajar suka mengantuk, Pak” atau mungkin ada yang bilang, “Pak, begitu saya belajar sebentar kepala langsung pusing, pening, berkunang-kunang” dan sebagainya. Kenyataannya, sebagian besar mengatakan mengantuk jika belajar.
Saya disini bukannya hendak memberi tablet antingantuk, melainkan saya hendak mencari penyebab rasa kantuk ketika belajar. Diantara penyebab itu adalah:
a.Badan terlalu lelah karena di siang hari banyak bekerja
b.Terlalu banyak begadang sampai malam, sedangkan di siang harinya tidak tidur
c.Terlalu kenyang makan sebelum belajar
d.Cara belajar yang kurang baik; belajar sambil tiduran atau cahaya lampu kurang terang
1. Cara Belajar yang Baik
Hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam belajar
1) Diri sendiri
(a) Terlebih dahulu siswa harus merasa senang kepada guru dan mata pelajaran
(b) Jaga badan supaya tetap sehat dan bugar, dengan senam pagi, makan yang teratur,
(c) Percaya bahwa kamu pasti mampu mengatasi pelajaran itu dengan ketekunan
(d) Disiplin dengan peraturan yang sudah kamu buat sendiri.
2) Tempat Belajar
Atur tempat belajar sebagai berikut:
(a)Aturlah tempat belajar serapi mungkin
(b)Hindari tempat yang berangin
(c)Penerangan yang cukup
(d)Tempat yang tenang, tidak gaduh, dan tak banyak orang lalu-lalang
3) Bahan/materi yang dipelajari
(a)Tentukan pelajaran yang akan dipelajari, jangan bercampur baur
(b)Sediakan alat-alat yang diperlukan atau yang berkaitan dengan materi tersebut
4) Waktu Belajar
05.30-05.30 Bangun pagi, mandi, sembahyang, dan lain-lainnya
05.30-06.30 Belajar pagi, mengulang selintas yang telah dipelajari di sore hari
06.30-07.30 Sarapan, berpakaian, dan berangkat sekolah
07.30-13.30 Gunakan betul-betul untuk menambah ilmu. Dengar baik-baik penjelasan guru.
Sebaiknya, waktu istirahat digunakan untuk becanda dengan teman, bercerita,
dan sebagainya yangpenting keluar dari kelas
13.30-14.30 Sembahyang, istirahat, nonton TV, dengerin radio, makan siang
14.30-16.00 Tidur siang
16.00-17.30 Sesudah mandi, belajarlah dan ulangi pelajaran tadi siang
17.30-19.30 Gunakan untuk bantu ibu, sembahyang, mengaji, nonton TV
19.30-21.30 Belajar malam, untuk mempelajari pelajaran besok
21.30-22.00 Istirahat, makan malam, sembahyang
22.00-05.00 Tidur.
5) Istirahat/rekreasi
Pada hari Minggu, gunakan untuk istirahat, mengikuti ekskul, mencuci, membantu orangtua,
main-main ke tempat teman, main ke tempat wisata, dan lain sebagainya. Pokoknya
istirahatkan pikiranmu.
2. Saran
Uraian tersebut akan sangat berarti jika kamu sendiri mau membuktikannya. Sebagai
seorang siswa, hendaknya:
a.Memiliki kemauan kuat untuk melaksanakannya
b.Berdisiplin/menaati dan menepati rencana yang sudah ditentukan
c.Jangan suka menganggur, kerjakan apapun yang berguna
d.Gemar membaca buku yang baik
e.Hiduplah serba teratur, bersih, dan disiplin.
Semoga uraian di atas bermanfaat untuk pembaca yang budiman.
Dikutip dari “Bimbingan dan Konseling” (Prof. Dr. Bimo Walgito: 2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar